Assalamu’alaikum
Warohmatullohi wa Barokatuh
Menjawab salam hukumnya wajib jika yang mengucapkan
salam itu saudara seiman kita teman. Kita akan mendengarkan percakapan sebuah
uang seratus ribu dengan uang seribu jika keduanya dapat berbicara. Kedua uang
tersebut sama-sama di cetak oleh bank indonesia. Apa yang membedakan kedua uang
tersebut setelah duanya keluar menyebar dan akhirnya ber temu lagi dalam satu
dompet. Simak isinya berikut ini:
Seratus :”hai
seribu kita bertemu lagi!”
Seribu :”hai, bagaimana perjalananmu setelah keluar
dari bank ?” (Tanya seribu).
Seratus :”setelah
keluar dari bank aku di bawa oleh wanita-wanita cantik lalu ditata rapi sekali
bersama jenisku lainnya, kamu sendiri mengapa kamu lusuh, kotor, bau lagi ?(balas
seratus ribu).
Seribu :”aku...? , aku pergi kepasar ikan lalu
dibawa oleh anak kecil dimasukkan kedalam katong dengan di untel-untel”.
Seratus :”ckckckck,
aku saja setiap dibawa dalam dompet dengan rapinya kadang-kadang selama 1
minggu tidak keluar dari dompet”.
Seribu :”tapi apakah kamu pernah masuk kemasjid ?,
didalam masjid banyak sekali orang-orang yang menganggapku itu penting.”
menangislah
si seratus ribu karena ia belum pernah 1x pun masuk kemasjid. Teman itulah
sebuah permisalan dimana ada percakapan antara dua uang. Kesimpulannya belum
tentu besar itu baik sementara kecil itu bisa berguna lebih dari yang kita
bayangkan. Mampu menolong kita saat kita dihisab amal kita kelak....